PRESIDEN JOKOWI PERPANJANG BANTUAN UMKM DAN KARTU PRAKERJA SAMPAI TAHUN DEPAN

Di tengah pandemi COVID – 19 yang semakin menjadi ini membuat perekonomian masyarakat dan para pembisnis menjadi menurun. Karena situasi ini tidak kunjung membaik dan beberapa bulan belakangan ini membuat usaha – usaha yang ada tidak dapat bertahan, hanya beberapa yang bisa bertahan di tengah wabah corona.

Demi keberlangsungan hidup orang banyak maka dari itu Presiden Jokowi memberikan bantuan kepada para UMKM dan juga kartu prakerja yang berlaku sampai dengan tahun depan. Karena peran pemerintah dalam mengatasi dan melindungi kesejahteraan rakyat sangat – sangat dibutuh kan di era pandemi ini. Tentu nya pemerintah harus memutar otak, bagaimana cara nya agar virus ini segera hilang, dan masyarakat Indonesia bisa terus bertahan hidup. Dengan pemasukan yang tidak menentu ini, membuat kebingungan apalagi untuk masyarakat kalangan bawah yang hidup sehari – hari nya saja sudah sulit.

Pak Jokowi melanjut kan pergerakan tentang pemberiann bantuan kepada usaha mikro (BPUM) senilai Rp 2,4 Juta per orang yang berhak dan juga program dari kartu pra kerja di tahun 2021 yang akan datang. Langkah ini terus dilanjut kan demi mempertahan kan daya beli masyarakat di kondisi perencanaan pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang disebabkan pandemi COVID – 19.

“Bantuan Presiden untuk UMKM akan dilanjutkan. Kemudian, kartu prakerja,” * ucap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian serta Ketua Komite Penanganan Covid – 19 dan PEN Airlangga Hartarto beres kegiatan sidang kabinet yang di gelar di Istana Negara pada hari Senin.

Meskipun langkah ini sudah direncana kan sampai dengan tahun depan, tetapi beluum ada kejelasan yang mendetail tentang nominal, waktu, sasaran, dan pengoperasian dari pemberian bantuan sosial sedang direncana kan. Kira – kira serupa dengan tahun sekarang apa tidak pemberian nya.

Program bantual sosial kepada usaha mikro ini Pak Jokowi sebar kan untuk dua belas juta UMKM yaitu senilai Rp 2,4 Juta per orang yang berhak. Selain itu, kartu pra kerja yang akan diberikan dalam bentuk program semi bantuan sosial yang juga memberikan pelatihan pada peserta nya.

Kartu Pra kerja yang sudah diberikan saat ini untuk 5,6 juta yang berhak yang masing – masing nya senilai Rp 3,55 juta per perserta. Yang di dalamnya terdapat insentif Rp 2,4 juta, biaya pelatihan Rp 1 juta, dan bonus survey Rp 150 ribu.

Ternyata program yang akan dikeluar kan Pak Jokowi tidak hanya ke dua itu saja, tetapi terdapat program lanjutan yaitu program bantuan sosial tunat (BLT) yang terdiri dari subsidi upah senilai Rp 600 ribu per bulan untuk pekerja yang gaji nya di bawah Rp 5 juta per bulan nya. Rencana nya program subsidi gaji itu aja dilanjut kan di kuartal pertama tahun 2021.

Karena pandemi COVID – 19 ini membuat beberapa perusahaan melakukan pengurangan karyawan pada perusahaan nya, membuat orang – orang menjadi terkena PHK. Maka dari itu terdapat bantuan sosial secara tunai yaitu program keluarga harapan (PKH) sampai dengan kartu sembako.

Pada tahun 2021 juga, pemerintah melakukan distibusi vaksin merah putih. Kementerian Kesehatan akan mendistribusi kan sejumlah 30 juta vaksin. Selain itu pemerintah yang sudah mengambil ancang – ancang untuk anggaran di adakan nya vaksin senilai Rp 3,8 triliun di tahun sekarang.      

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post